
Tim Debat Bahasa Inggris Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK Unsyiah) berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dalam ajang National Action Event (NAE) Debate 2019. Lomba ini diselenggarakan oleh Asian Medical Students Association (AMSA) Indonesia, yang pada tahun ini berlangsung di Universitas Kristen Maranatha Bandung, 22-24 November 2019.
Tim yang terdiri dari Intan Qanita (FK 2018), Muhammad Ghifari Karsa (FK 2018), dan M. Diva Rayyan Rizki (FK 2017), berhasil meraih 2nd runner-up atau juara 3 setelah mengalah Universitas Pelita Harapan dalam perebutan tempat ketiga. Penghargaan khusus individu juga diterima oleh M. Diva Rayyan Rizki yang terpilih sebagai 1st Best Speaker. Ajang ini diikuti 34 tim dari berbagai Fakultas Kedokteran dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.
“Tema debat yang dipertandingkan itu terkait dunia medis, mulai dari kode etik sebagai dokter, perkembangan teknologi kedokteran, hingga hukum dan peraturan tentang kesehatan,” Ghifari kepada Humas Unsyiah, Rabu (27/11).
Sebelumnya, tim FK Unsyiah juga berhasil maju ke babak quarterfinal setelah menjadi 8 tim terbaik yang lolos dari 3 babak penyisihan dengan mengumpulkan 2 poin kemenangan. Tim ini menduduki peringkat ke-7. Di babak quarterfinal, Unsyiah berhasil mengalahkan Universitas Hasanuddin dan berlanjut ke babak semifinal. Namun sayang, di babak semifinal Unsyiah harus mengakui keunggulan Universitas Diponegoro dan membuat Unsyiah gagal menuju partai final.
“Ini menjadi suatu kebanggaan bagi Aceh dan Unsyiah secara umum, terutama bagi Fakultas Kedokteran Unysiah karena kita berhasil melakukan hal yang terbaik dan membawa hasil. Ini juga menjadi prestasi terbaik tim FK Unsyiah setelah berulang kali mengirim tim pada ajang yang sama di tahun-tahun sebelumnya,” lanjutnya.
Menurut Ghifari, kesuksesan ini tidak lepas dari besarnya dukungan civitas akademika Fakultas Kedokteran Unsyiah, Unsyiah Debating Club (UDC), serta unit Pengembangan Penalaran dan Kreavitas Mahasiswa (P2KM) yang telah membantu tim berlatih dan meningkatkan kapasitas diri. (Humas Unsyiah/fer)