
Universitas Syiah Kuala di tahun 2020 akan menerapkan konsep smart parking untuk mengelola mobilitas kendaraan yang masuk ke kampus tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor Unsyiah Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Marwan, saat menghadiri pertemuan bersama PT Indonesia Comnets Plus (Icon+) di Balai Senat, Selasa (17/12).
Marwan mengatakan pengelolaan parkir dengan sistem smart parking adalah bagian dari menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh civitas akademika Unsyiah. Terlebih lagi kampus Unsyiah memiliki lahan yang luas serta memiliki akses terbuka yang memungkinkan siapa saja dapat melintas. Menurut Prof. Marwan, dibutuhkan sistem yang baik untuk memberikan keamanan dan mengelola jumlah kendaraan yang terus bertambah di Unsyiah.
“Dengan sistem ini, kampus akan lebih tertib dan tertutup, sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semuanya,” ujar Prof. Marwan.
Ia juga menambahkan wacana penerapan smart parking merupakan bagian dari komitmen pimpinan Unsyiah dalam menghadirkan smart campus. Komitmen ini telah dimulai sejak lima tahun lalu dengan menghadirkan berbagai kemudahan sistem informasi dan aplikasi kemahasiswaan, pegawai, hingga perpustakaan.
Sementara itu Senior Manager Icon+ area Medan dan Aceh, Anggoro Putra, mengatakan Icon Plus merupakan anak perusahaan BUMN PT PLN yang fokus dalam penyediaan jaringan, jasa, dan konten telekomunikasi. Dipilihnya Unsyiah sebagai lokasi penerapan smart parking dikarenakan kampus ini memiliki lahan luas, sehingga membutuhkan manajemen parkir yang baik.
“Dengan manajemen parkir yang baik dapat mendapatkan income dan memaksimalkan opportunity kampus Unsyiah,” ujarnya.
Ia menjelaskan konsep smart parking ini dapat mendeteksi kendaraan yang lalu-lalang di kampus Unsyiah. Selain itu, juga mampu mendeteksi barang bawaan pengendara sekaligus menginformasikan lokasi dan slot parkir. Dalam sistem ini, kendaraan akan dipantau oleh CCTV selama 24 jam yang dilengkapi dengan control room. (Humas Unsyiah/fer)