Universitas Syiah Kuala

Fakultas Kedokteran Unsyiah Yudisium 97 Sarjana Kedokteran dan 14 Sarjana Psikologi

Fakultas Kedokteran Unsyiah, Selasa (21/1) meyudisium 97 sarjana kedokteran baru dan 14 orang sarjana psikologi tahun 2020 di Gedung AAC, Unsyiah. Hadir dalam acara tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah Prof Dr dr Maimun Syukri Sp PD, KGH, Finasim, dan Wakil Dekan Bidang Akademik serta staf pengajar, para orang tua dan wali mahasiswa undangan lainnya.

Acara yudisium dimulai dari pemberian ijazah kepada 14 orang sarjana baru psikologi, dipanggil satu per satu ke depan oleh pembawa acara untuk menerima ijazah dari Dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah. Selesai pembagian ijazah sarjana baru psikologi, dilanjutkan pembagian ijazah kepada 97 orang sarjana kedokteran.

Dari 97 orang sarjana kedokteran yang diyudisium, sembilan orang di antaranya lulus dengan nilai terbaik. Setelah semua sarjana kedokteran baru menerima ijazah, mereka diambil sumpahnya oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik.

Selesai Wakil Dekan Bidang Akademik mengambil sumpah dan sarjana baru kedokteran menandatangani sumpah dan janjinya, dilanjutkan dengan pidato Dekan Fakultas Kedokteran.

Dalam pidatonya Maimun Syukri mengatakan, dalam acara yudisium sarjana baru psikologi kali ini, ada kemajuan, dimana jumlah kaum pria yang lulus sarjana psiklogi ada lima orang, lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya paling ada dua atau tiga orang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua Prodi Psikologi, yang sudah berhasil membina banyak kaum laki-laki yang lulus menjadi sarjana psikologi baru dari FK Unsyiah," ujarnya seperti diberitakan di Serambinews.

Prodi Psikologi FK Unsyiah, kata Maimun Syukri, saat ini, sedang berbenah, untuk menjadi Fakultas Psikologi, dan uNtuk itu pihaknya terus menambah dan meningkatkan SDM tenaga pengajarnya untuk ke arah pembentukan Fakultas Psikologi.

Akreditasi Prodi Psikologi FK Unsyiah, kata Maimun Syukri, tahun ini juga sudah naik menjadi B, sehingga lulusannya sudah bisa melamar ke berbagai intansi pemerintah maupun BUMN, swasta dengan mudah.

Sementara untuk lulusan sarjana kedokteran tahun 2020 ini, kata maimun Syukri, jumlahnya memang banyak.

"Tapi yang mengherankan kami, dari 9 orang sarjana kedokteran baru yang lulus predikat cumlaude, tidak satu orang pun ada laki-laki, semuanya perempuan. Apakah karena mahasiswa laki-lakinya banyak berada di warung kopi dan cafe habis belajar, atau ada bekerja di luar, sepulang dari kampus, sehingga tidak bisa mendapat nilai yang tinggi. Ini perlu menjadi perhatian bagi para dosen dan staf pengajar laki-laki membina mahasiswa laki-laki agar lebih banyak lagi yang berprestasi," ujar.

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://daftartotosuper.com/ https://ingattotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/