
Sebanyak 12 delegasi Universitas Syiah Kuala yang terdiri dari 9 penari dan 3 pendamping mengikuti kegiatan Melayu Day ke 7 yang berlangsung di Yala, Thailand pada 7-9 Februari 2020. Kegiatan ini merupakan ajang tahunan yang digelar oleh pemerintah Provinsi Yala, Thailand Selatan bekerja sama dengan Konsulat Republik Indonesia di Songkla.
Delegasi Unsyiah mewakili universitas di Aceh menampilkan sejumah tarian, seperti tari melayu kreasi ‘lenggang merindu’, tari guel, dan tari kontemporer berjudul ‘Kembali’. Selain itu, mereka juga mengikuti workshop kesenian serta pameran pendidikan. Selain Unsyiah, sejumlah universitas lainnya di Indonesia serta instansi terkait juga turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut. Acara juga diikuti oleh peserta dari Thailand dan Malaysia.

“Selain dapat bertukar budaya, mahasiswa juga dapat memperluas wawasan terkait rumpun Melayu,” ujar Pembina tari, Ramdiana, S.Sn.,M.Sn.
Kegiatan internasional ini juga bertujuan mempererat kerja sama di bidang pendidikan, sosial, dan budaya. Sejumlah media lokal pun turut mewawancarai Unsyiah yang tahun ini menjadi salah satu peserta.
"Kegiatan ini merupakan ajang internasional dan kami bangga dapat ikut serta memeriahkan kegiatan Melayu Day," ungkap Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah, Dr. drh. Mustafa Sabri, MP. (Humas Unsyiah/fer)