Universitas Syiah Kuala

SPs USK Selaraskan Visi, Misi, dan Kurikulum Doktor Ilmu Pertanian Menuju Akreditasi Unggul

Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Workshop Penguatan Mutu: Akreditasi LAM PTIP untuk Doktor Unggul dengan tema “Penyelarasan Visi, Misi, dan Kurikulum” pada Program Studi Doktor Ilmu Pertanian (DIP) yang berlangsung di Ruang Teleconference SPs US, Banda Aceh, 17 September 2026.

Workshop ini menjadi forum akademik dan konsultatif yang mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, pengelola program studi, narasumber akademik, serta pemangku kepentingan sektor pertanian dan sumber daya alam. Forum tersebut diarahkan untuk memastikan pengembangan visi, misi, dan kurikulum Program Studi DIP tetap responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur SPs USK, Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P., setelah diawali sambutan Ketua Program Studi DIP SPs USK, Dr. Ir. Dewi Yunita, S.TP., M.Res., IPM., ASEAN Eng.

Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama sejumlah mitra pemangku kepentingan, sebagai wujud penguatan kolaborasi dan komitmen terhadap pengembangan mutu pendidikan, penelitian, serta kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan sektor pertanian.

MoA tersebut melibatkan Dinas Pangan Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, serta Dinas Peternakan Aceh. Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara proses pembelajaran di tingkat doktoral dengan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus mendukung pengembangan inovasi dan penerapan hasil penelitian.

Dalam sesi konsultasi, workshop menghadirkan pimpinan dan perwakilan perangkat daerah terkait untuk memberikan masukan terhadap pengembangan profil dan capaian lulusan Program Studi DIP USK.

Sesi pertama menghadirkan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., serta Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs. Surya Rayendra, dengan moderator Novia Mehra Erfiza, S.TP., M.Agric., Ph.D.

Diskusi membahas kebutuhan kompetensi lulusan, tantangan pembangunan sektor pertanian dan pangan, serta kontribusi pendidikan doktoral dalam mendukung kebijakan dan inovasi berbasis penelitian.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Ir. Joni, ST, MT, PhD, selaku Kepala Bidang Pendataan, Penataan, dan Pengembangan Kapasitas, serta perwakilan Dinas Peternakan Aceh, drh. Agus Nurza, M.Si.

Pembahasan pada sesi tersebut memperluas perspektif pengembangan kurikulum dengan memasukkan isu lingkungan, kehutanan, dan peternakan sebagai bagian integral dari pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Masukan dari para pemangku kepentingan menjadi bahan bagi Program Studi DIP USK dalam memperkuat orientasi lulusan yang memiliki karakter sosio-agrotechnopreneur, yakni lulusan yang mampu mengintegrasikan kompetensi akademik, inovasi teknologi, kepekaan sosial, serta kemampuan kewirausahaan dalam menghasilkan solusi strategis di bidang pertanian dan sektor terkait.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada sesi siang dengan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Yuliani Aisyah, S.TP., M.Si. sebagai narasumber. Sesi ini membahas kondisi kurikulum yang sedang berjalan sekaligus memberikan penguatan terhadap langkah-langkah strategis persiapan akreditasi LAM PTIP yang direncanakan pada Oktober 2028.

Sebagai bagian akhir kegiatan, Dr. Ir. Zuraida Hanum, S.Pt., M.Si., IPU., memaparkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai acuan strategis bagi penguatan dan pengembangan Program Studi DIP USK.

RTL tersebut menempatkan penyelarasan visi, misi, dan capaian lulusan sebagai salah satu prioritas, disertai evaluasi fleksibilitas dan kedalaman kurikulum, penguatan mata kuliah dan kerangka teori penelitian, peningkatan keterlibatan pemangku kepentingan, serta penguatan dokumentasi, monitoring, dan evaluasi.

Dengan menjadikan hasil workshop dan RTL sebagai dasar pengembangan program kerja, Program Studi DIP USK terus berupaya membangun pendidikan doktoral yang berkualitas, relevan, berintegritas, serta mampu menghasilkan lulusan dan karya ilmiah yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan.

Komitmen terhadap mutu tersebut tidak hanya diarahkan pada pencapaian akreditasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan budaya akademik yang berkelanjutan untuk memperkuat kontribusi Program Studi Doktor Ilmu Pertanian USK bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pembangunan nasional.