Kantor Kemitraan Global (Global Engagement Office/GEO) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) USK Tahun 2026, di Ruang Lab Terpadu. ( Banda Aceh, 5 Agustus 2026).
Workshop dibuka oleh Drs. Mukhlis, M.Hum., Koordinator Program BIPA USK. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya USK untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing, sekaligus memperkuat kapasitas para pengajar BIPA dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran yang semakin dinamis.
“Peningkatan kompetensi pengajar merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program BIPA, yang menjadi salah satu pintu masuk internasionalisasi USK melalui pengenalan bahasa dan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional,” ucapnya.
Hadir sebagai narasumber utama, Muhammad Irsan, S.S., M.Hum selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, yang menyampaikan materi mengenai penguatan kompetensi pengajar BIPA, strategi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing, serta pengembangan program BIPA yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Muhammad Irsan menyampaikan harapannya agar ke depan Universitas Syiah Kuala dan Balai Bahasa Provinsi Aceh dapat terus menjalin sinergi dalam memajukan Program Bahasa Indonesia, khususnya BIPA.
Menurutnya, kolaborasi yang erat antara kedua institusi akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus memperluas promosi bahasa Indonesia di tingkat internasional.
Workshop ini diikuti oleh para pengajar BIPA di lingkungan USK sebagai wadah untuk memperbarui wawasan, berbagi pengalaman, dan memperkuat kompetensi profesional dalam mengajar Bahasa Indonesia bagi penutur asing. Melalui kegiatan ini, GEO USK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu Program BIPA sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis dalam mendukung internasionalisasi Universitas Syiah Kuala.