Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) resmi menyerahkan 25 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Bakti Pendidikan dan Sosial (KKN Bakpensos) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP USK kepada Pemerintah Gampong Pulot, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.
Penyerahan mahasiswa tersebut dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP USK, Drs. Abu Bakar, M.Si., kepada Keuchik Gampong Pulot, Firmansyah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh aparatur gampong, tokoh masyarakat, pengurus BEM FKIP USK, serta jajaran dosen pendamping lapangan.
Sebanyak 25 mahasiswa yang terlibat dibagi ke dalam lima kelompok. Setiap kelompok didampingi oleh satu dosen pendamping lapangan, yaitu Fachrizal Ambia, S.Pd., M.Pd.; Dr. Rahmad Rizki Fazli, S.Pd., M.Si.; Agus Kistian, M.Pd.; Putra Kaslin Hutabarat, M.Pd.; dan Aida Fitri, S.Pd., M.Pd.
Para dosen ini bertugas membimbing mahasiswa mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, pelaksanaan program kerja, hingga tahap evaluasi.
Dalam arahannya, Drs. Abu Bakar, M.Si., berpesan agar mahasiswa mampu menghadirkan kontribusi nyata serta menjaga nama baik almamater selama mengabdi di tengah masyarakat Gampong Pulot.
“Mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat Gampong Pulot, menjaga nama baik FKIP USK, serta beramah tamah dengan masyarakat. Setiap kegiatan juga perlu dikoordinasikan dengan keuchik dan aparatur gampong,” tegas Abu Bakar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Gampong Pulot dan seluruh warga yang telah menyambut kehadiran para mahasiswa. Menurutnya, program ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu sekaligus mengasah kepedulian sosial.
Menanggapi hal tersebut, Keuchik Gampong Pulot, Firmansyah, menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan menaruh harapan besar terhadap program pengabdian ini, khususnya dalam membantu mengangkat potensi lokal daerah.
“Kami berharap mahasiswa dapat membantu mempromosikan potensi wisata dan produk kerajinan masyarakat Gampong Pulot melalui media sosial. Selain itu, mahasiswa kami harapkan dapat menghormati adat istiadat serta nilai-nilai yang berlaku di gampong agar komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik,” ujar Firmansyah.
Senada dengan itu, Ketua BEM FKIP USK, Alwin Syabandi, turut mengingatkan rekan-rekan mahasiswa agar menjalankan seluruh program kerja secara bertanggung jawab, selaras dengan kebutuhan warga, serta senantiasa menjunjung tinggi norma dan syariat Islam.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah gampong, dan masyarakat ini, KKN Bakpensos BEM FKIP USK diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi sektor pendidikan, pengembangan wisata, serta penguatan potensi ekonomi lokal di Gampong Pulot.