Universitas Syiah Kuala (USK) membekali mahasiswa peserta program USK Mengabdi melalui kegiatan pembekalan yang berlangsung di Aula Gedung F Fakultas Kedokteran USK, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan awal untuk mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai lokasi pengabdian masyarakat.
Pembekalan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, dr. Wira Dharma, Sp.B., M.Kes. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program USK Mengabdi merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan program kerja yang telah dirancang, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui USK Mengabdi, saya berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga menjadi pemecah masalah yang mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk masa depan kalian,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan atribut pengabdian secara simbolis oleh pihak rektorat yang diwakili Drs. Zulfitri, M.Biomed. Penyerahan atribut tersebut menjadi simbol kesiapan mahasiswa untuk mengemban amanah sebagai duta pengabdian USK di tengah masyarakat.
Memasuki sesi pembekalan, peserta memperoleh materi dari Kepala Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P3KKN) USK, Hasanuddin, S.P., M.S. Ia menjelaskan mekanisme pelaksanaan program, tujuan pengabdian, serta peran strategis mahasiswa sebagai penghubung antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Menurut Hasanuddin, keberhasilan program pengabdian tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana mahasiswa mampu memberikan manfaat dan memberdayakan masyarakat di lokasi penempatan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Edy Miswar, S.Si., M.Si., dosen sekaligus Koordinator Lapangan P3KKN USK dari Fakultas Kelautan dan Perikanan. Dalam paparannya, ia memberikan pembekalan teknis berdasarkan pengalaman lapangan, termasuk strategi beradaptasi dengan masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta menjaga kekompakan tim selama menjalankan program.
Ia mengingatkan para peserta agar senantiasa menjunjung tinggi etika, menghormati kearifan lokal, dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan program pengabdian.
Suasana pembekalan berlangsung interaktif. Para mahasiswa aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pelaksanaan program, penyusunan kegiatan, hingga strategi membangun pendekatan dengan masyarakat di lokasi pengabdian. Antusiasme tersebut menunjukkan kesiapan peserta untuk menjalankan pengabdian secara optimal.
Kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to USK Mengabdi yang dirancang untuk menyamakan persepsi seluruh panitia dan peserta mengenai tujuan program, standar operasional pelaksanaan, serta bidang-bidang pengabdian yang akan dijalankan. Bidang tersebut meliputi ekonomi kreatif, pendidikan dan kebudayaan, mitigasi bencana, serta pelestarian lingkungan.
Melalui pembekalan ini, USK berharap seluruh peserta memiliki kesiapan akademik, teknis, dan sosial sebelum terjun ke masyarakat. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan setiap program secara profesional, memberikan dampak positif yang berkelanjutan, serta menjadi representasi USK dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Program USK Mengabdi menjadi salah satu wujud komitmen Universitas Syiah Kuala dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Aceh.