Universitas Syiah Kuala

Dosen FKIP USK Tingkatkan Kemampuan Speaking Anak melalui Short Reels 60 DetikBanda Aceh

Dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) Bahasa Inggris anak-anak, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Departemen Pendidikan Bahasa Inggris menggelar program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Advancing Children’s Speaking Ability through Short Reels 60 Seconds in Social Media.

Kegiatan yang dipusatkan di Perpustakaan Baitul Hikmah, Gampong Lamteumen Timur, Banda Aceh, ini menghadirkan tiga dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP USK, yaitu Ika Apriani Fata, S.Pd., M.Hum., Dr. Saiful Marhaban, dan Andira Riski Alya, S.Pd.

Ketua tim pengabdian, Ika Apriani Fata, mengatakan bahwa penggunaan media digital seperti short reels dapat menjadi alternatif pembelajaran yang kreatif karena mampu meningkatkan motivasi sekaligus partisipasi anak dalam belajar Bahasa Inggris.

“Media digital yang dekat dengan keseharian anak dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar yang menyenangkan. Melalui short reels, anak-anak tidak hanya berlatih berbicara, tetapi juga membangun rasa percaya diri dalam menyampaikan ide dan gagasan,” ujarnya.

Menurut Ika, pendekatan pembelajaran melalui video singkat berdurasi 60 detik dipilih karena sesuai dengan kebiasaan anak-anak yang akrab dengan gawai dan konten visual. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajak mempraktikkan dialog sederhana, pengucapan kosakata, penggunaan ekspresi lisan, hingga membuat video pendek secara individu maupun berkelompok.

Ia menjelaskan, pelatihan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir video, tetapi juga menekankan proses belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Anak-anak diperkenalkan pada unsur-unsur dasar kemampuan berbicara, seperti pronunciation, vocabulary, fluency, content, dan confidence sebelum mempraktikkannya dalam format video berdurasi 60 detik.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan keberanian anak untuk berbicara dalam Bahasa Inggris dan membiasakan mereka menggunakan bahasa secara aktif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari pengelola Perpustakaan Baitul Hikmah maupun masyarakat setempat.

Ketua Perpustakaan Baitul Hikmah, Harri Santoso, S.Psi., M.Ed., menilai kegiatan yang dilaksanakan dosen FKIP USK tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
“Kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting karena membantu anak menyampaikan ide, perasaan, dan pendapat. Tidak semua anak memiliki keberanian untuk berbicara di depan orang lain. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat positif dan bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.