Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) di kancah internasional. Rahel Tri Andriani (19), mahasiswa Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK, berhasil meraih dua penghargaan pada ajang 5th International Youth Summit and International Innovation Competition 2026 yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia, pada 30–31 Mei 2026.
Ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda dari berbagai negara untuk mempresentasikan inovasi, hasil penelitian, dan gagasan kreatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Djibouti, Pakistan, Bangladesh, Thailand, dan Maroko.
Dalam kompetisi tersebut, Rahel bersama timnya berhasil meraih Bronze Medal (Medali Perunggu) serta penghargaan Favorite Poster, mengungguli berbagai karya inovatif dari peserta internasional lainnya. Capaian ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa Indonesia, khususnya USK, dalam bersaing dan menunjukkan kualitas di tingkat global.
Rahel merupakan alumni SMA Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya (Abdya) dan putri dari pasangan Anhar dan Erni Yurnida. Selain aktif dalam kegiatan akademik, ia juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup menonjol. Sebelumnya, Rahel pernah menjabat sebagai Bendahara Forum Anak Kabupaten Aceh Barat Daya (FORAPAI) periode 2023–2024 dan aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan.
Tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan organisasi, Rahel juga memiliki rekam jejak di bidang literasi. Ia pernah menjadi salah satu penulis dalam buku antologi Program Nyalanesia, sebuah program yang mendorong generasi muda untuk mengembangkan kemampuan menulis dan berkarya melalui literasi.
Menurut Rahel, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, dosen pembimbing, hingga rekan satu tim yang terus memberikan motivasi dan semangat selama proses persiapan kompetisi.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari banyak pihak. Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk belajar, berkembang, dan membawa nama baik kampus serta daerah di tingkat internasional,” ujarnya.
Rahel juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, khususnya di Kabupaten Aceh Barat Daya, agar terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, dan tidak takut untuk bermimpi besar.
“Ingatlah bahwa masa depan Abdya ada di tangan generasi muda, generasi yang tak kenal lelah untuk belajar dan terus berkarya,” kata Rahel.
Prestasi yang diraih Rahel dan tim diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, menghasilkan karya yang bermanfaat, serta berani mengambil peluang untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi USK, Kabupaten Aceh Barat Daya, dan Provinsi Aceh yang terus melahirkan generasi muda berprestasi, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat dunia.