Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukuhkan dominasinya di panggung inovasi teknologi nasional. Dalam malam penganugerahan Innovillage ke-6 yang digelar di Universitas Telkom, Bandung, Selasa (20/05/2026). Empat tim mahasiswa USK sukses memborong medali emas, perak, hingga predikat sebagai salah satu Universitas Terbaik.
Ajang tahunan kolaborasi PT Telkom Indonesia dan Telkom University ini diikuti oleh 976 proposal dari 47 perguruan tinggi se-Indonesia. USK berhasil menembus jajaran elit setelah menyisihkan ratusan proyek inovasi sosial berbasis digital lainnya.
Inovasi Pertanian Cerdas dan Tongkat Pintar Disabilitas
Medali Emas (Juara 1) pada kategori Kerawanan Pangan diraih oleh “Tim Semua_Kerja_Pak” dari Teknik Komputer. Mereka menciptakan “Agri Sense”, sistem pertanian cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Edge Computing. Teknologi ini mampu mendeteksi fase pertumbuhan dan penyakit tanaman tomat secara otomatis, serta mengatur penyiraman dan pemupukan secara mandiri.
Prestasi gemilang lainnya datang dari Tim VisiOne (Informatika FMIPA) yang menyabet Medali Perak (Juara 2) kategori Disabilitas. Mereka mengembangkan “TongkatVISIO”, sebuah tongkat pintar untuk penyandang disabilitas netra. Alat ini menggunakan sensor AI untuk memberikan peringatan suara saat mendeteksi rintangan serta terintegrasi dengan IoT agar lokasi pengguna bisa dipantau pihak keluarga.
Edukasi Anti-Bullying dan Pertanian Urban
Selain medali utama, dua tim USK lainnya terpilih untuk melakukan showcase produk di hadapan para petinggi PT Telkom dan pimpinan perguruan tinggi nasional.
Adapun tim tersebut: Pertama, Tim Human (FKIP): Mengusung “VR CARE”, inovasi edukasi pencegahan bullying dan kesehatan mental melalui simulasi Virtual Reality bagi anak sekolah dasar. Kedua, Tim Hyvibe (Teknik Komputer): Memperkenalkan “HydroMate”, sistem kontrol nutrisi hidroponik berbasis IoT untuk efisiensi pertanian di perkotaan (urban farming).
Hadir langsung di Bandung, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi USK, Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng., menyatakan kebanggaannya atas dampak nyata inovasi mahasiswa bagi masyarakat.
“Pencapaian ini membuktikan mahasiswa USK mampu menghadirkan solusi teknologi yang konkret. Kami pastikan setiap prestasi ini akan mendapatkan rekognisi sesuai panduan kemahasiswaan yang berlaku,” tegas Prof. Farid.
Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, M.Si., mengapresiasi kerja keras tim yang telah mengharumkan nama USK.
“Kami tidak hanya ingin mahasiswa unggul secara akademik, tapi juga memiliki empati sosial yang diwujudkan melalui teknologi inklusif dan berkelanjutan. Prestasi ini adalah motivasi untuk melangkah ke level internasional,” pungkasnya.
Hingga tahun ini, USK konsisten mempertahankan statusnya sebagai salah satu universitas dengan kontribusi inovasi sosial terbaik secara nasional di ajang Innovillage.