Alvin Prayuda Juniarta Dwiyantoro yang merupakan Developer Relations Engineer di Google Indonesia, memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa Universitas Syiah Kuala bertajuk COMVISTALK #3 Guest Lecture Series.
Kuliah tamu ini diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Teknik Komputer, Magister Teknik Elektro, dan Magister Kecerdasan Buatan. Kegiatan ini dimoderatori langsung oleh Dr. Kahlil Muchtar, Pendiri COMVISLAB (Lab Computer Vision) USK.
Topik yang diangkat pada kuliah tamu ini adalah “Introduction to AI Agent using Agent Development Kit”. Dalam sesi tersebut, Alvin memperkenalkan konsep dasar AI Agent serta bagaimana Agent Development Kit dapat digunakan untuk membangun sistem berbasis kecerdasan buatan yang lebih adaptif, interaktif, dan mampu menjalankan tugas secara mandiri.
Materi ini relevan dengan perkembangan teknologi AI terkini, khususnya dalam pemanfaatan AI Agent untuk mendukung otomasi, produktivitas, dan pengembangan aplikasi cerdas.
Di akhir sesi, Alvin mendorong mahasiswa untuk terus mengeksplorasi teknologi AI Agent dan mengembangkan proyek-proyek yang relevan dengan kebutuhan nyata. Penguasaan teknologi seperti Agent Development Kit menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan industri berbasis kecerdasan buatan.
Rektor USK menyambut baik pelaksanaan kuliah umum ini. Menurut beliau, kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, memperluas wawasan teknologi, serta mendukung kesiapan USK dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan yang semakin pesat.
Dr. Kahlil selaku Founder of COMVISLAB USK menyampaikan bahwa COMVISTALK series merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan pakar dan praktisi teknologi kepada mahasiswa. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan narasumber dari industri dan ekosistem teknologi global agar mahasiswa dapat memperluas wawasan, membangun kompetensi, serta memahami arah perkembangan AI terkini,” ujarnya.
Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen USK dalam mendorong penguatan riset berdampak, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta pengembangan ekosistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri di bidang kecerdasan buatan.