Universitas Syiah Kuala

FKP USK Dorong Ekolabel Perikanan, Wujudkan Pengelolaan Sumber Daya Ikan Berkelanjutan

Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (FKP USK) mendorong penerapan ekolabel dalam sektor perikanan sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Banda Aceh, 22 April 2026

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Keuangan FKP USK menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya ikan harus dilakukan secara bijak agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, kesadaran ini penting dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus di sektor kelautan dan perikanan.

“Pengelolaan yang bijak akan berdampak pada keberlanjutan sumber daya. Oleh karena itu, pemahaman terkait peran strategis ekolabel dalam produk perikanan menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, FKP USK telah menyelenggarakan workshop bertajuk “Pendekatan Ekolabel dalam Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Indonesia dan Global” pada 21 April 2026 yang berlangsung secara hybrid di Aula FKP USK dan disiarkan melalui kanal YouTube Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) USK.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Marine Stewardship Council (MSC) Indonesia yang memiliki kompetensi di bidang perikanan berkelanjutan. Program Director MSC Indonesia, Hirmen Syofyanto, menjelaskan bahwa pengelolaan perikanan berkelanjutan harus dimulai dari praktik penangkapan yang bertanggung jawab.

Ia menyebutkan bahwa praktik tersebut mencakup penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan, pengaturan jumlah dan ukuran ikan yang ditangkap, serta upaya menjaga kesehatan ekosistem perairan.

“Pemahaman ini menjadi pondasi utama dalam mendukung implementasi ekolabel di sektor perikanan,” jelasnya.

Sementara itu, Fisheries Manager Indonesia and Southeast Asia MSC, Anthony Alvin, memaparkan secara rinci mengenai prosedur sertifikasi ekolabel melalui MSC. Ia menjelaskan bahwa lembaga yang berbasis di London tersebut memiliki peran penting dalam memastikan bahwa produk perikanan yang beredar di pasar global berasal dari praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Menurutnya, sertifikasi ekolabel tidak hanya menjamin keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi produk perikanan Indonesia sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

Melalui kegiatan ini, FKP USK berharap pemahaman mengenai ekolabel semakin meningkat, baik di kalangan mahasiswa maupun pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing produk perikanan nasional di tingkat global.