UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan Bunkashōkai (文化紹介) bersama Japan Foundation Jakarta dan Nihongo Partners sebagai upaya memperkenalkan bahasa dan budaya Jepang kepada mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dengan antusiasme tinggi yang berlangsung di Ruang Seminar Pascasarjana USK
Bunkashōkai merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Japan Foundation Jakarta dalam rangka sosialisasi Program Nihongo Partners, yang ditujukan terutama bagi sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Melalui kegiatan ini, UPT Bahasa USK berperan sebagai mitra akademik yang memfasilitasi interaksi langsung antara Nihongo Partners dan mahasiswa, sekaligus memperluas pengenalan bahasa dan budaya Jepang di lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tim Japan Foundation Jakarta dan Nihongo Partners di UPT Bahasa USK, dilanjutkan dengan pengenalan singkat fasilitas dan layanan UPT Bahasa. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi utama Bunkashōkai di Ruang Seminar Pascasarjana.
Dalam sambutannya, Kepala UPT Bahasa USK, Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kerja sama yang telah terjalin. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen UPT Bahasa USK dalam menghadirkan pembelajaran bahasa asing yang kontekstual, interaktif, dan berorientasi global.
“Kegiatan Bunkashōkai hari ini berfokus pada pengenalan bahasa Jepang serta kaligrafi bahasa Jepang (shodō),” ujarnya.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar bahasa Jepang sekaligus diajak memahami seni kaligrafi sebagai salah satu ekspresi budaya Jepang yang sarat nilai estetika dan filosofi. Antusiasme mahasiswa terlihat melalui keterlibatan aktif dalam sesi praktik dan diskusi yang dipandu oleh Nihongo Partners.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Kismullah menyampaikan kesiapan untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat dan berkelanjutan dengan Japan Foundation Jakarta.
“Harapannya agar dapat dibangun ikatan kerja sama khusus sebagai payung pengembangan program-program bersama di masa mendatang,” tambahnya.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menghidupkan minat pembelajaran bahasa Jepang serta memperluas pengetahuan tentang Jepang di kalangan generasi muda di Aceh, baik melalui kegiatan pengenalan budaya, pelatihan bahasa, maupun program edukatif lain yang menjangkau mahasiswa serta pelajar SMA dan SMK.
Ketua Delegasi Japan Foundation Jakarta, Wakabayashi Sato, menyampaikan terima kasih kepada USK dan UPT Bahasa atas sambutan yang hangat serta peran sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia juga mengapresiasi UPT Bahasa yang telah mengundang dan memfasilitasi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam Bunkashōkai.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi indikator positif bagi keberlanjutan program. “Ke depan, kolaborasi serupa direncanakan akan kembali diselenggarakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Japan Foundation Jakarta dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Jepang kepada generasi muda di Indonesia,” jelasnya