Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Bakti Sosial (Baksos) Meuseuraya USK Tahun 2026 di di Masjid Al Munawwarah, Gampong Meunasah, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (1/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DWP USK, Eti Indarti yang melakukan lawatan kemanusiaan dengan tujuan tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan psikososial dan trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana.
“Tujuan kami hadir di sini adalah untuk menghibur adik-adik dan anak-anak agar mereka bisa kembali merasa bahagia, tersenyum, dan bersemangat. Kita ingin mereka sejenak melepas kegelisahan dan rasa tidak nyaman yang dirasakan pasca bencana, atau istilahnya melakukan trauma healing, agar mereka tidak terus larut dalam kesedihan,” ujar Eti di sela-sela kegiatan.
Dalam kegiatan Baksos Meuseuraya ini, Dharma Wanita Persatuan USK menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar dan keagamaan, antara lain Al-Qur’an, buku Iqra, perlengkapan salat, mukena, sarung, serta paket makanan yang berisi susu, biskuit, dan camilan sehat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pemulihan spiritual pascabencana.

Selain penyaluran bantuan, anak-anak juga diajak mengikuti berbagai kegiatan bermain, edukatif, dan interaktif agar tetap ceria dan tidak larut dalam kesedihan. Kegiatan ini turut didukung oleh tim pendamping yang memberikan konseling ringan dan penguatan mental, dengan memberikan motivasi agar anak-anak tetap semangat menjalani kehidupan sehari-hari.
“Melalui pendekatan spiritual dan kebersamaan, kami juga mengajak anak-anak untuk kembali dekat dengan Al-Qur’an, mengaji, dan menanamkan nilai-nilai ketabahan serta keikhlasan. Apa pun yang terjadi adalah kehendak Allah, dan tugas kita adalah bangkit, berikhtiar, serta tetap bersemangat,” tambah Eti.
Kegiatan Baksos Meuseuraya ini disambut hangat oleh masyarakat setempat dan pengurus masjid. Kehadiran DWP USK dinilai memberikan dampak positif, tidak hanya dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga dalam pemulihan psikologis dan spiritual masyarakat, khususnya anak-anak.
Melalui pendekatan yang hangat dan penuh empati, DWP USK berupaya menghadirkan kembali rasa aman, nyaman, dan keceriaan bagi anak-anak yang selama ini mengalami tekanan psikologis akibat bencana. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen USK untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam situasi darurat maupun pada fase pemulihan pascabencana.