Dalam langkah konkret mendukung percepatan transformasi kesehatan berbasis digital, Universitas Syiah Kuala (USK) melalui kolaborasi lintas disiplin (Fakultas Keperawatan dan Fakultas MIPA) resmi meluncurkan Website Buku Kader Digital (BUKADITA).
Inovasi ini dirancang khusus untuk memodernisasi tugas para kader Posyandu, memungkinkan mereka melakukan dokumentasi kegiatan dan mengakses data kesehatan masyarakat dengan lebih cepat dan akurat di tingkat desa (gampong).
Peluncuran dan sosialisasi BUKADITA dilaksanakan di Gampong Kopelma Darussalam, Banda Aceh, sebagai bagian dari program Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna.
Ketua Tim Pengabdian, Ns. Arfiza Ridwan, MNS, menegaskan bahwa BUKADITA adalah wujud nyata kontribusi akademik USK yang sejalan dengan agenda pemerintah pusat.
“BUKADITA merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi. Hal ini sejalan dengan slogan Kampus Berdampak dan mendukung tujuan Asta Cita dalam RPJMN 2025–2029,” ujar Arfiza.
Ia menambahkan, platform digital ini ditujukan sebagai solusi praktis agar kader Posyandu dapat bekerja lebih efisien dalam mendokumentasikan kegiatan dan menyebarluaskan informasi kesehatan vital kepada masyarakat.
Apresiasi dari Puskesmas dan Pemerintah Gampong
Inovasi yang digagas USK ini mendapat sambutan hangat dari pihak terkait. Perwakilan Puskesmas Kecamatan Syiah Kuala, Lela Hariyanti, SKM, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terobosan digital ini.
“Website BUKADITA merupakan langkah maju dalam memperkuat peran kader Posyandu. Dengan sistem digital seperti ini, kader dapat bekerja lebih cepat, efisien, dan akurat dalam memberikan pelayanan. Kami berharap inovasi ini menjadi percepatan bagi kader di Gampong Kopelma Darussalam untuk meraih predikat kader utama dari pemerintah,” jelas Lela.
Senada dengan itu, Keuchik Gampong Kopelma Darussalam, Ir. Eddi, mengucapkan terima kasih atas kolaborasi nyata USK. Ia bahkan berharap agar BUKADITA dapat dikembangkan lebih lanjut untuk pendataan digital riwayat dan status keluarga di seluruh gampong.
Pada sesi inti, kader Posyandu di Gampong Kopelma Darussalam menerima pelatihan langsung mengenai penggunaan BUKADITA. Pelatihan diberikan oleh Hidayat Nur Hakim, mahasiswa Jurusan Informatika Fakultas MIPA USK, yang mendemonstrasikan proses login, navigasi fitur, hingga cara mengakses dan memasukkan data kesehatan.
“Para kader terlihat antusias dan aktif berinteraksi, mencoba langsung fitur-fitur yang disediakan menggunakan perangkat digital. Keterlibatan aktif ini menunjukkan kesiapan kader di tingkat akar rumput dalam mengadopsi teknologi baru,” ungkap Hidayat.
Melalui kehadiran BUKADITA, USK menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, menjembatani dunia akademik dan masyarakat, serta mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.