Universitas Syiah Kuala

USK Edukasi Pemahaman terkait Industri Kimia melalui RCI Goes to Campus

Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi tuan rumah kegiatan Responsible Care Indonesia (RCI) Goes to Campus 2025.  Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis USK, Prof. Dr. Ir. Taufiq S., M.Eng., IPU di Gedung Multipurpose Auditorium FMIPA USK. (Banda Aceh, 11 September 2025).

Taufiq mengatakan, RCI Goes to Campus bertujuan untuk mengedukasi atau memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai keselamatan, keamanan, serta keberlanjutan di bidang kimia dan industri terkait. Karena itulah, dirinya menyampaikan apresiasi kepada RCI beserta seluruh mitra atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran RCI di USK merupakan momentum penting untuk memperluas wawasan mahasiswa, terutama dalam aspek tanggung jawab sosial, keamanan bahan kimia, dan keberlanjutan energi.

“Kegiatan ini sejalan dengan visi USK untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap aspek keselamatan, lingkungan, dan tanggung jawab sosial,” ujar Prof. Taufiq.

Lebih lanjut, Prof. Taufiq menekankan pentingnya mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, termasuk peluang di sektor energi. Ia menyinggung potensi besar Blok Andaman yang diperkirakan memiliki cadangan gas bumi hingga miliaran kaki kubik.

“Ini adalah kesempatan bagi generasi muda Aceh untuk melatih diri dan bersiap menghadapi dunia kerja yang semakin menuntut kompetensi dan spesifikasi khusus,” tambahnya.

Presiden RCI M. Setyabudhi Zuber, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari USK. dirinya menilai, kolaborasi seperti ini sangatlah penting untuk  membangun masa depan industri kimia yang aman dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten. Di antaranya adalah  Dr. Mas Ayu Elita Hafizah, Koordinator Keamanan Kimia dan Ancaman Baru RCI, yang membawakan materi mengenai manajemen keselamatan dan keamanan bahan kimia secara menyeluruh. Lalu Ika Suryani, Koordinator Urusan Regulasi RCI, menyampaikan materi mengenai peraturan terbaru terkait keselamatan dan keamanan kimia.

Selanjutnya, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi,  Prof. Dr. Azwar Manaf, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui lulusan universitas yang berkompeten. Adapun Usman dari PT Pupuk Iskandar Muda, Aceh, menyampaikan materi tentang energi, lingkungan, dan tanggung jawab sosial sebagai pilar keberlanjutan perusahaan.

Diskusi interaktif antara mahasiswa dan para narasumber berlangsung dinamis, membahas tantangan sekaligus peluang dalam penerapan standar keselamatan di dunia industri.  Kegiatan ini turut didukung oleh U.S. Department of State (Kedutaan Besar Amerika Serikat) dan CRDF Global.

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://daftartotosuper.com/ https://ingattotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/