Universitas Syiah Kuala

USK Sambut 45 Mahasiswa Doktor Baru dari Beasiswa PMDSU dan PDDI 2025

Universitas Syiah Kuala melalui Sekolah Pascasarjana menyambut 45 mahasiswa baru program doktor yang lolos seleksi dua beasiswa bergengsi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), yakni Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) dan Beasiswa Pendidikan Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) tahun 2025. (Banda Aceh, 19 Agustus 2025).

Dari jumlah tersebut, 15 orang merupakan penerima Beasiswa PMDSU Batch IX, menempatkan USK di posisi ketiga terbanyak di Indonesia di antara universitas besar lainnya. Sementara itu, 30 orang lainnya merupakan penerima Beasiswa PDDI, menjadikan USK salah satu tujuan utama para dosen dari berbagai perguruan tinggi di Tanah Air untuk menempuh studi S3.

PMDSU adalah program beasiswa khusus yang dirancang pemerintah untuk mencetak doktor dari lulusan sarjana terbaik secara cepat. Program ini memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) dalam waktu empat tahun, melalui program yang terintegrasi.

Program ini bukan sekadar mempercepat waktu studi, tetapi juga memberikan fasilitas penelitian, bimbingan promotor berpengalaman, dan peluang membangun jaringan akademik internasional. USK sudah dipercaya menjadi salah satu pelaksana PMDSU sejak Batch II pada tahun 2015.

Para alumni program ini merupakan doktor muda yang lulus pada usia rata-rata di bawah 30 tahun. Mereka kini tersebar di berbagai universitas terkemuka dan lembaga penelitian bergengsi seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai dosen, peneliti, atau pakar.

Tahun ini, ke-15 penerima beasiswa PMDSU di USK akan berkuliah di program doktor unggulan, seperti Doktor Ilmu Teknik, Doktor Ilmu Pertanian, Doktor Pendidikan IPS, Doktor Matematika dan Aplikasi Sains, serta Doktor Ilmu Ekonomi. Mereka datang dari berbagai daerah, membawa semangat untuk mengembangkan riset dan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, PDDI adalah program beasiswa yang fokus untuk meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi para pengajar di perguruan tinggi untuk melanjutkan studi S3, baik untuk meningkatkan kapasitas akademik maupun menghasilkan penelitian yang berdampak luas. Tahun 2025 ini, USK menerima 30 penerima Beasiswa PDDI, yang akan melanjutkan studi di enam program doktor, yaitu Doktor Ilmu Teknik, Doktor Ilmu Pertanian, Doktor Pendidikan IPS, Doktor Matematika dan Aplikasi Sains, Doktor Ilmu Hukum, serta Doktor Ilmu Kedokteran.

Dari 12 orang yang diterima di Program Doktor Ilmu Teknik USK, 6 orang akan mengikuti program split-site kerjasama dengan Universiti Malaya (UM) di Malaysia yang merupakan universitas terkemuka dunia yang berada pada ranking 58 dunia berdasarkan QS Ranking 2026. Pada program split-site ini, mahasiswa akan studi di dua tempat yaitu setahun pertama dan terakhir di USK dan pada tahun kedua dan ketiga studi di UM. Melalui program ini, lulusan akan mendapatkan pengalaman dan networking internasional terbaik.

Kehadiran para penerima PDDI di USK memperkaya suasana akademik kampus. Mereka membawa pengalaman mengajar dari berbagai daerah dan akan mendapat pembinaan akademik intensif, dukungan riset, serta akses fasilitas modern yang dimiliki USK. Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kualitas individu penerima, tetapi juga mendorong kemajuan perguruan tinggi asal mereka.

Rekam jejak USK dalam mengelola program beasiswa ini terbilang impresif. Selama hampir satu dekade, kampus ini konsisten memberikan pendidikan berkualitas dengan dukungan fasilitas riset yang memadai, mulai dari laboratorium modern, perpustakaan digital, hingga akses jurnal internasional. Para dosen pembimbing (promotor) di USK adalah profesor dan doktor berpengalaman yang aktif meneliti dan mempublikasikan karya di tingkat global.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian ini. “Kepercayaan ini menunjukkan bahwa USK adalah pusat pendidikan tinggi yang membina talenta terbaik dari seluruh Indonesia. Kami berkomitmen terus meningkatkan mutu pembelajaran dan riset, sehingga para penerima beasiswa ini bisa memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Dengan total 45 mahasiswa doktor baru dari dua program unggulan ini, USK berharap kontribusinya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia akan semakin besar. Ke depan, USK akan memperkuat kolaborasi internasional, memperbanyak publikasi ilmiah bereputasi, dan mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh, Universitas Syiah Kuala adalah perguruan tinggi negeri terkemuka di Banda Aceh dengan visi menjadi universitas riset berdaya saing internasional. Dengan lebih dari 30 ribu mahasiswa, 13 fakultas, dan berbagai program studi unggulan yang terakreditasi nasional maupun internasional, USK terus memantapkan langkahnya sebagai kampus yang melahirkan generasi unggul untuk Indonesia.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/