Universitas Syiah Kuala

KSI Sukses Selenggarakan Korean Language Camp 2025 di USK

King Sejong Institute (KSI) Banda Aceh sukses menyelenggarakan Korean Language Camp 2025 pada tanggal 23–25 Juni 2025 di Gedung Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Kegiatan ini merupakan inisiatif KSI dalam upaya memberikan pengalaman belajar bahasa dan budaya Korea secara langsung melalui serangkaian aktivitas interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri dari anggota khusus kelas program KSI dan peserta dari kalangan umum. Antusiasme tinggi terlihat dari semangat para peserta dalam mengikuti setiap sesi, terutama saat mereka berinteraksi langsung dengan penutur asli Korea dari Jeju National University (JNU), Korea Selatan.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan menarik yang dirancang untuk melatih keterampilan berbahasa Korea secara praktis. Acara dibuka dengan sesi Orientasi K-Camp 2025, diikuti dengan role play atau simulasi percakapan dalam situasi nyata seperti di imigrasi, kafe, supermarket, dan toko kosmetik.

Kegiatan lain adalah sesi menulis dan presentasi surat, di mana peserta diminta menulis surat kepada diri mereka sendiri di masa depan dan kemudian membacakannya di depan kelas. Selain itu, terdapat pula lomba memasak makanan khas Korea seperti ramen, kimbap, dan tteokbokki (tokpokki), permainan Korea Squid Game yang menambah semarak suasana, serta latihan dan tampil K-pop dance.

Kerja sama USK dan KSI telah berlangsung lama sejak 2023. Di bawah koordinasi Office of International Affairs (OIA) USK dan Jeju National University (JNU). Pendirian KSI ini diresmikan langsung oleh Rektor USK, Prof. Marwan di Gedung Pasca Sarjana USK. Adapun KSI cabang Banda Aceh ini dikepalai oleh Dr. Muzailin Affan yang merupakan Kepala OIA USK.

Untuk itulah, pada kesempatan ini Ketua DWP USK, Eti Indarti Marwan mengapresiasi kegiatan kolaborasi ini. Menurutnya, hal ini menjadi wadah kreativitas anak-anak muda. Selain bisa mendengar percakapan dalam bahasa Korea secara langsung, tetapi juga bisa melihat kreasi dan aneka kuliner yang dimasak langsung.

“Hasil kreasi yang dibuat ini colorful selain itu makanannya yang dibuat ini enak dan menyehatkan,” ucapnya.

Eti juga berharap melalui program ini, para peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Korea, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya Korea secara lebih mendalam. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen KSI Banda Aceh dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat.

Bagi Fitri, sebagai salah satu peserta Kegiatan K-camp mengatakan kegiatan ini sangat seru. Walaupun ini sudah pernah ia ikuti tapi kali ini berbeda. Bersama teman-temannya benar belajar dan praktik Bahasa Korea langsung bersama orang aslinya.

“Selain Bahasa dan budaya di kegiatan ini juga ada permainan-permainan juga yang membuat suasana lebih menyenangkan. Saya harap semoga kedepan ada K-Camp lagi,” kata Fitri

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/