Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya terhadap internasionalisasi pendidikan tinggi dengan menjalin kerjasama akademik dengan dua universitas ternama dari Cina. Kedua kampus tersebut adalah Shanghai Ocean University dan Guangdong Ocean University.
Ada tiga Fakultas yang menjalin kerja sama dengan kampus Cina ini yaitu Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Kelautan dan Ilmu Perikanan, dan Fakultas Pertanian. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Dekan dari tiga fakultas tersebut dengan perwakilan kedua kampus Cina ini di Balai Senat USK. (Banda Aceh, 21 Juni 2025).
Pada kesempatan tersebut, Rektor USK menyampaikan terima kasih serta sangat mengapresiasi terjadinya kesempatan ini. Rektor menyambut hangat kehadiran para tamu internasional dan menyatakan bahwa momen ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan akademik lintas negara.
“Merupakan kehormatan bagi kami menerima kunjungan ini, dan menjadikan interaksi akademik internasional sebagai bagian dari pengembangan kampus,” ujar Rektor.

Kerja sama ini akan mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, program gelar dan non-gelar, penelitian bersama, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan akademik dan budaya. Fokus kolaborasi berada pada bidang ilmu kelautan, perikanan, pertanian, perawatan hewan dan lingkungan yang berkelanjutan yang merupakan isu-isu global yang menjadi kepentingan bersama.
“Pertukaran ini tidak hanya penting bagi pengembangan individu, tetapi juga untuk menumbuhkan inovasi, memperkuat pemahaman lintas budaya, dan membangun jejaring keilmuan regional dan global,” lanjut Rektor.
Lebih lanjut, kerja sama ini juga akan diwujudkan melalui konferensi internasional, kegiatan seni-budaya, dan forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, industri, dan masyarakat.
“Kolaborasi ini kami harapkan menjadi model dinamis dalam membangun masa depan pendidikan tanpa batas, di mana kerja sama adalah kunci kemajuan berkelanjutan,” tutup Rektor USK.