Universitas Syiah Kuala

Dosen USK Beri Kuliah di McMaster University Kanada

Salah satu dosen Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dr. dr. Ichsan, M.Sc., SpKKLP., Subsp. FOMC, dosen Fakultas Kedokteran USK, diundang sebagai dosen tamu untuk memberikan kuliah kepada mahasiswa program Magister Global Health di McMaster University, Kanada.

Kuliah tamu ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 17 mahasiswa program Master of Global Health serta residen program Family Medicine di universitas ternama Kanada tersebut.

Dalam kuliah bertajuk “Health Resilience and Multi-Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB)”, Dr. Ichsan mengangkat pelajaran berharga dari pengalaman Aceh pasca-bencana tsunami 2004. Ia menjelaskan bagaimana sistem kesehatan yang sempat kolaps akibat bencana besar itu berhasil bangkit dan membangun fondasi yang lebih kuat dari sebelumnya.

Dr. Ichsan membuka presentasinya dengan kutipan filsuf Jerman, Friedrich Nietzsche (1888), “Was mich nicht umbringt, macht mich stärker” atau “Apa yang tidak membunuhku, membuatku lebih kuat.” Kutipan ini, menurutnya, sangat relevan dengan semangat masyarakat Aceh yang berhasil menemukan berkah di balik bencana (blessing in disguise).

“Orang Aceh memperoleh pelajaran luar biasa dari tsunami. Mereka bukan hanya bertahan, tapi juga membangun ulang sistem kesehatan yang lebih tangguh dan adaptif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ichsan juga berbagi pengalaman mengenai pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (SpKKLP) di Fakultas Kedokteran USK—sebuah program yang menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan kesehatan primer di Indonesia.

Kuliah ini ditutup dengan paparan mengenai meningkatnya kasus Tuberkulosis Resisten Obat (MDR-TB) di Aceh dan Indonesia pasca pandemi Covid-19. Dr. Ichsan menekankan bahwa MDR-TB kini menjadi ancaman laten yang serius bagi kesehatan global.

“Indonesia saat ini menjadi negara dengan kasus TB tertinggi kedua di dunia setelah India. Tercatat sekitar 1.090.000 kasus baru TB setiap tahun, dengan angka kematian mencapai 125 ribu orang. Artinya, ada sekitar 15 warga Indonesia yang meninggal karena TB setiap jam — ini adalah fakta yang mengerikan dan harus segera ditangani,” jelasnya.

Kuliah ini disambut antusias oleh para mahasiswa McMaster University yang aktif mengajukan pertanyaan, menciptakan diskusi yang dinamis dan interaktif.

Kegiatan ini sejalan dengan visi USK untuk menjadi World Class University. Rektor USK dan Dekan Fakultas Kedokteran menyambut baik keterlibatan dosen dalam forum akademik internasional, sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring kolaborasi global.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/