Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (BEM Unsyiah) mengecam anggota DPRA dari komisi A dan komisi C yang dikabarkan melakukan pelesiran ke Prancis dan Hongkong. Keberangkatan wakil rakyat di akhir masa jabatan, apalagi sedang adanya pembahasan lima qanun ini, dinilai mengkhianati rakyat Aceh.
Presiden Mahasiswa Unsyiah, Muhammad Chaldun mengatakan, “Keberangkatan anggota dewan ke luar negeri ini sangat kita sesalkan. Mereka telah meninggalkan tugas dalam membahas kepentingan rakyat pada lima qanun di akhir masa jabatan. Selain itu, juga tidak jelas apa yang mereka pelajari di sana. Kita mengharapkan, mereka harus diperiksa dan mempertanggungjawabkan anggaran dan manfaat berangkat ke luar negeri.
Jika memang tidak ada manfaat yang jelas, maka anggota dewan yang berangkat telah mengkhianati amanah rakyat.”
Yang lebih miris, beberapa anggota dewan yang berangkat malah yang akan segera turun takhta. Mereka tidak terpilih kembali menjadi anggota DPRA yang akan dilantik 30 September nanti.
“Manfaat apa yang dibawa pulang untuk rakyat Aceh? Yang ada hanya menghamburkan uang rakyat dan untuk kesenangan pribadi mereka,” tambah Ikhwan Reza, Menteri Polhukam BEM Unsyiah.[un-be]
BEM Unsyiah: Anggota DPRA yang Pelesiran Mengkhianati Rakyat
- Category: Kabar USK