Universitas Syiah Kuala

Profesor Malaysia Beri Kuliah Umum di Unsyiah

Prof. Madya DR. Ahmad Nidzamuddin bin Sulaiman dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada Rabu (8/4) memberi kuliah umum di Fakultas Ilmu dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Kuliah yang bertajuk Konflik dan Konsensus dalam Budaya Politik Melayu itu berlangsung di aula FISIP Unsyiah.

            Dalam kuliah tersebut Prof. Nidzam menyebutkan, Kerajaan Malaysia sudah berada pada tataran hegemoni kekuasaan. Dimana kesultanannya sudah menjadi kebanggaan seluruh masyarakat. Masyarakat tidak merada tertindas dengan hadirnya raja dalam sebuah pemerintahan. Dengan demikian, posisi seorang raja sangat nyaman sehingga dapat mengekploitasi kekayaan negara. Berbeda dengan Indonesia yang sistem demokrasinya sudah berjaya sejak insiden pergerakan mahasiswa di tahun 1998 sehingga pemimpin negara harus berhati-hati dalam mengambi kebijakan.

            “Sebuah pemerintahan baru dapat dikatakan mencapai tahap hegemoni ketika rakyat merasa nyaman dengan apapun kebijakan pemerintah, meskipun sebenarnya dalam keadaan tertindas. Masyarakat mengangggap raja sudah memberikan fasilitas dan upah kerja selama bekerja. Jadi, raja sudah dianggap berjasa dan tidak pantas untuk dilawan. Hal itu pernah terjadi di zaman kerajaan dulu,” pungkasnya.

            Di sela kunjungannya, Prof. Nidzam memuji kegigihan belajar mahasiswa Aceh yang ada di Malaysia. Menurutnya, mahasiswa Aceh yang ada di Malaysia mempunyai potensi yang tinggi untuk memajukan pembangunan Aceh.

            “Mahasiswa yang berasal dari Aceh selalu aktif ketika proses belajar mengajar. Kelas kadang terasa sepi ketika tidak diisi oleh mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia, khususnya Aceh. Keaktifan tersebut karena gigihnya mahasiswa dari Aceh dalam membaca. Apalagi di Indonesia, literatur bacaan sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Berbeda dengan Malaysia yang jarang menerjemahkan buku berbahasa asing ke dalam bahasa Melayu sehingga mahasiswa ada yang malas untuk membacanya,” jelas Prof tersebut.

Dalam kunjungannya ke Unsyiah, Prof. Nidzam menyempatkan diri untuk bertemu alumni-alumni UKM yang telah bekerja di Unsyiah sebagai dosen. Selain itu, ia juga bertemu dengan Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dan Dekan FISIP Unsyiah Dr. Syarifuddin Hasyim, S.H., M.Hum. Sementara itu, kuliah umum yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Politik dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik itu dihadiri oleh para civitas akademika dan mahasiswa FISIP Unsyiah.(rz)

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/