
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia berkolaborasi dengan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan "Internasional Conferences Virtual on Law and Human Rights". Kegiatan tersebut diselenggarakan hari Senin dan Selasa/26-27 Oktober 2020. International Conference tersebut mengambil tema "Reimagining The Vision on Law and Human Rights".
Dekan Fakultas Hukum Unsyiah yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Azhari Yahya, SH, MCL, MA mengatakan kegiatan ini bertujuan sebagai manifestasi peran dan tanggung jawab Fakultas Hukum Unsyiah dalam membantu mencari solusi permasalahan hukum yang sedang dihadapi masyarakat Indonesia, terutama dalam pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM).
Kegiatan ini merupakan konference terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Tercatat lebih 3.000 peserta non pemakalah ikut serta secara aktif menjadi audience. Konferensi ini pun resmi tercatat dan mendapat rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di hari pembukaan international conference. Penyerahan Rekor MURI tersebut diserahkan oleh Jaya Suprana selaku Ketua MURI kepada Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) RI.
Pembukaan dilaksanakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, terdapat 60 pemakalah yang berasal dari berbagai negara antara lain Belanda, Turki, India, Australia, Gambia, Malaysia, Uganda, Finlandia, termasuk Indonesia serta beberapa negara lainnya.

Kegiatan International Conference tersebut menghadirkan Prof. Yasona H. Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D (Menteri Hukum dan HAM RI) selalu keynote speaker. Selain itu, juga menghadirkan Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Ph.D (Menteri Riset dan Tekhnologi) selaku guest speakers.
Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) sangat mengapresiasi kerjasama konferensi internasional ini yang membawa pakar dari berbagai negara berkumpul bersama memikirkan permasalahan bangsa dan mencari jalan keluarnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan lima plenary speakers, yaitu Prof. Dr. Ibrahim Kaya (Vice Rector of Anadolu University Eskisehir, Turkey), Prof. Dr. Dilshad Shaik (Dean School of Law Sathyabama Institute of Science and Technology, India), Prof. Dr. Farid Sufian Shuaib (Dean Faculty of Law International Islamic University, Malaysia), Prof. Harkristuti Harkriswono, S.H., MA., Ph.D (Prof of Criminal Law, University of Indonesia, Indonesia), dan Dr. Azhari, S.H., MCL., MA (Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Aceh – Indonesia). []