Pendaftaran jalur masuk Ujian Masuk Bersama (UMB) kini tinggal seminggu lagi. Pendaftaran UMB telah dibuka sejak 16 Mei-22 Juli 2016. Menurut data resmi yang dikeluarkan Unsyiah, hingga Jumat (17/5) jumlah pendaftar UMB sudah menembus angka 2.250 orang.
Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengatakan, UMB menjadi jalur terakhir penerimaan mahasiswa baru. Jalur UMB hanya menerima mahasiswa untuk tingkat diploma dan sarjana. Bagi calon mahasiswa yang sudah membayar biaya pendaftaran diharapkan segera mencetak kartu ujian sebelum pukul 11.30 WIB, tepatnya pada tanggal 23 Juli 2016. Apabila sampai batas waktu yang ditentukan belum mencetak kartu, maka dianggap mengundurkan diri.
“Pelaksanaan ujian tulis UMB akan berlangsung pada 24 Juli 2016. Sedangkan pengumuman hasil ujian akan diumumkan secara online pada 31 Juli 2016. Mengenai jadwal dan pengumuman hasil UMB dapat dipantau di situs www.spmb.or.id,” sebutnya.
Prof Samsul menjelaskan, kuota penerimaan mahasiswa jalur UMB tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun ini Unsyiah menerima mahasiswa jalur UMB dengan kuota sebanyak 25 persen. Sedangkan tahun lalu hanya 20 persen. Sementara jalur SNMPTN sebanyak 40 persen dan SBMPTN juga naik menjadi 35 persen dari angka sebelumnya sebanyak 30 persen.
“Berbeda dengan jalur SNMPTN dan SBMPTN, pada jalur UMB calon mahasiswa dikenakan biaya tambahan selain Uang Kuliah Tunggal Berkeadilan (UKTB) yaitu Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang dibayarkan setelah lulus ujian UMB. Besaran biaya SPI tertinggi bisa mencapai 150 juta rupiah dan terendah hanya 2 juta rupiah. Namun, cuma prodi Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi yang mewajibkan calon mahasiswa untuk membayar biaya SPI sebanyak 150 juta rupiah. Mengenai besaran Uang Kuliah Tunggal Berkeadilan (UKTB) dapat dilihat di bagian pengumuman website Unsyiah di www.usk.ac.id,” jelasnya.
Editor: Reza Fahlevi