Universitas Syiah Kuala

Mahasiswa FK USK Paparkan Penelitian di Pertemuan Global Tim Medis Darurat

Mahasiswa residen Bedah Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK), Dr. Muhammad Iqbal El Mubarak mempresentasikan penelitiannya berjudul “Lessons from the Turkey Earthquake 2023,” dalam kegiatan Pertemuan Global Tim Medis Darurat (Emergency Medical Teams/EMT) ke-6 yang diselenggarakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Abu Dhabi, 7 November 2024.

Iqbal menjadi satu-satunya delegasi Indonesia di kategori Penelitian Ilmiah Akademik. Pertemuan ini, fokus utamanya pada kesiapsiagaan dan inovasi layanan kesehatan dengan mengumpulkan lebih dari 1.300 peserta dari 140 negara.

Pertemuan ini adalah edisi terbesar dan pertama yang diadakan di Timur Tengah. Dengan partisipasi tokoh-tokoh seperti Dr. Michael J. Ryan dan Dr. Rick Brennan dari WHO dengan membahas dampak perubahan iklim yang meningkatkan frekuensi bencana alam, yang pada akhirnya menambah tekanan pada sistem kesehatan global.

Iqbal El Mubarak memaparkan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons EMT Aceh dalam menghadapi gempa bumi berkekuatan 7,8 yang melanda provinsi Gaziantep, Turki, pada 6 Februari 2023.

“Sebagai perwakilan EMT Aceh, saya menaruh harapan agar dapat menyumbangkan perspektif baru mengenai urgensi kerja sama internasional dalam meningkatkan respons medis darurat, khususnya di kawasan Asia Tenggara yang rentan terhadap bencana,” katanya

Ia menambahkan, pertemuan ini memperkenalkan “Innovation Championship” untuk menyoroti ide-ide inovatif yang dapat diterapkan di lapangan. Teknologi terbaru dan praktik terbaik dalam manajemen darurat dipamerkan, termasuk inisiatif dari Otoritas Pertahanan Sipil Abu Dhabi.

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sambutannya, menyampaikan bahwa EMT adalah pilar penting dalam respons kesehatan global. Menurutnya, EMT adalah pilar penting dari korps darurat kesehatan global dan telah memainkan peran penting dalam mengembangkan kapasitas lonjakan yang berkelanjutan, berkualitas tinggi, dan dapat dioperasikan. Selain itu, pentingnya kolaborasi lintas sektor baik pemerintah, swasta dan organisasi non-pemerintah.

“Dengan menggabungkan inovasi, kolaborasi, dan adaptasi, pertemuan ini menunjukkan komitmen global untuk melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman yang semakin kompleks,” ucapnya. 

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/