Tim Pengabdian Universitas Syiah Kuala yang merupakan para dosen melakukan sosialisasi menfaat olahan jamur merang bagi masyarakat. Mereka mempraktekkan tiga resep jamur merang, yaitu asam keu’eung jamur merang, asam padeh jamur merang, dan gulai kuning daun ruku-ruku jamur merang. (Banda Aceh, 3 November 2020).
Tim Pengabdian tersebut diketuai oleh Prof. Dr. Rahmah Johar, M. Pd dan beranggotakan Cut Khairunnisak, S.Pd., M.Sc. Ir. Tjut Chamzurni, M.P., Dra. Erni Maidiyah, M.Pd., dan Drs. M. Nasir, M.Si.
Olahan dari jamur cukup beraneka ragam antara lain pepes jamur, tongseng jamur, nugget jamur, jamur krispi (Triono 2020) dan bakso serta dimsum (Prasetya, Apriyani, & Wahyudi, 2020).
Oleh karena itu, Prof. Rahmah Johar, mengadakan sosialiasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan kandungan gizi jamur merang serta cara pengolahan jamur merang sebagai menu masakan yang diminati oleh keluarga.
Berdasarkan informasi dari laman berita Mediaaceh.co menyebutkan, Prof. Rahmah Johar menjelaskan proses pembuatan ketiga masakan tersebut dan didokumentasikan dalam bentuk video yang dapat diakses pada link https://youtu.be/FyCF2OkpL9g (Asam Keu’eung), https://youtu.be/APKkrxoK1tM (Asam Padeh), an https://youtu.be/sbejeOReitk (Gulai Kuning Daun Ruku-ruku).
“Pada video tersebut juga dijelaskan tentang kandungan yang terdapat pada jamur merang serta manfaatnya untuk meningkatkan imunitas tubuh,” ujar Prof Rahmah Johar.
Setelah proses memasak, katanya, mereka mensosialisasikan hasil masakan kepada beberapa penduduk di Sektor Timur Kopelma Darussalam, Banda Aceh, sekaligus membagikan masakan jamur merang kepada penduduk.
Berdasarkan respon yang diterima dari penduduk, pada umumnya mereka menyampaikan bahwa mereka sangat berminat untuk mencobakan menu pengolahan jamur merang.