Universitas Syiah Kuala

FT USK Survei Pengembangan Skenario Banjir di Kota Pontianak

Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK) telah melaksanakan survei lapangan Pengembangan Skenario Ancaman Banjir untuk Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Survei ini merupakan kegiatan lanjutan dari Kick Off Meeting yang sudah dilaksanakan pada 23 Juli 2024 lalu, dan bagian dari inisiatif Proyek FINCAPES. Pontianak, Kalimantan Barat  pada (21 Agustus 2024)

Survei lapangan dimulai dengan pre-persiapan survei yang dilaksanakan di aula A. Muis Amin BAPPEDA Kota Pontianak, dengan menghadirkan berbagai OPD lintas sektoral, diantaranya BAPPEDA Kota Pontianak, BPS Kota Pontianak, Dinas PUPR Kota Pontianak, DLH Kota Pontianak, BPBD Kota Pontianak, serta LSM setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meminta keterlibatan aktif OPD setempat untuk menyediakan data-data yang dibutuhkan dalam pengembangan skenario ancaman banjir di Kota Pontianak.

Selanjutnya, tim melaksanakan survei lapangan untuk menemukan gap, serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Survei lapangan yang dilaksanakan terbagi kepada tiga tim survei. Tim pertama menyusuri sungai Kapuas untuk pengambilan data cross-section, kecepatan arus dan sedimen sungai Kapuas menggunakan ADCP M9 River Surveyor. Tim kedua menyusuri drainase-drainase di Kota Pontianak untuk melihat kondisi drainase, serta ketinggian pasang surut pada kondisi normal dan pasang surut yang dipengaruhi oleh curah hujan. Tim ketiga melakukan survei kerentanan yang langsung turun ke masyarakat untuk melakukan survei resiliensi masyarakat Kota Pontianak terhadap banjir yang kerap melanda kawasan mereka.\

Survei lapangan ini dipimpin langsung oleh Dr (CN). Dedy Alfian, ST., M.Sc yang merupakan proyek koordinatordi dalam proyek pengembangan skenario ancaman banjir dan sekaligus merupakan peneliti di kluster Disaster Risk Management (DRM), TDMRC – USK. Kegiatan survei lapangan ini ditutup dengan pelaksanaan FGD yang dilaksanakan di Balai Abdul Muthalib kantor BAPPEDA Kota Pontianak dan dihadiri oleh komponen masyarakat dari berbagai kelurahan/desa yang terdapat di Kota Pontianak.

Kegiatan pengembangan skenario ancaman banjir ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Ella Meilianda, ST., MT yang merupakan Sekretaris Departemen Teknik Sipil dan sekaligus Ketua Kluster DRM-TDMRC, USK. Proyek ini merupakan bagian dari proyek.

Proyek FINCAPES (Flood Impacts, Carbon Pricing, and Ecosystem Sustainability), didanai oleh Pemerintah Kanada, dilaksanakan oleh University of Waterloo, Kanada, sejak 2023. Hingga 5 tahun ke depan, proyek FINCAPES akan mendukung Pemerintah Indonesia dalam adaptasi dan mitigasi risiko banjir akibat perubahan iklim, memperkuat kerangka kebijakan pendanaan iklim, serta mendukung upaya Indonesia untuk keberlanjutan ekosistem melalui solusi berbasis alam, dengan pendekatan kolaboratif dan responsif gender. 

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/