Universitas Syiah Kuala

Plt Gubernur Aceh Silaturahmi dan Isi Kuliah Umum di Unsyiah

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo memberi kuliah umum sekaligus bersilaturahmi dengan civitas akademika Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Sabtu (5/11).

Dalam kuliah umum itu Soedarmo meminta agar mahasiswa Unsyiah harus mampu mendukung berjalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 dengan damai. Mahasiswa sebagai agen perubahan perlu mengawal keberlangsungan Pilkada yang Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (Luber) serta Jujur dan Adil (Jurdil).

“Mahasiswa jangan sampai terprovokasi oleh isu-isu negatif. Jangan juga takut dengan intimidasi-intimidasi,” tegasnya.

Menurutnya, setiap orang punya hak suara untuk memilih calon gubernur andalannya. Maka pilihlah kandidat yang diidolakan. Jangan memilih kandidat berdasarkan intimidasi.

“Saya sudah menyampaikan berkali-kali. Saya tidak takut untuk memproses secara hukum bagi oknum-oknum yang ingin merusak pelaksanaan Pilkada yang damai di Aceh,” ungkap mantan Perwira Tinggi Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut.

Selain itu, Soedarmo menjelaskan, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks karena jumlah penduduk dunia sekarang sudah tidak ideal. Disebutkan, idealnya penduduk dunia berjumlah 7 milyar orang. Namun sekarang pertumbuhan penduduk sudah mencapai 8,5 milyar. Jika tidak segera diatasi maka akan menimbulkan banyak masalah.

“Selain itu, keberadaan Indonesia yang terletak di garis ekuator yang juga menjadi ancaman, karena merupakan posisi yang sangat strategis dan memiliki sumber pangan dan energi yang banyak,” pungkasnya.

Di sisi lain Rektor Unsyiah menyebutkan, dua tahun terakhir ini ada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang melarang pemberian bantuan kepada instansi vertikal. Unsyiah adalah instansi vertikal  sehingga tidak lagi mendapat bantuan dari pemerintah Aceh.

“Padahal ada beberapa gedung yang sedang terbangun, tapi akhirnya terbengkalai. Mudah-mudahan pada 2017 gedung yang terbengkalai tersebut dapat diselesaikan,” sebut Prof Samsul.

Di samping itu, lanjutnya, Unsyiah menargetkan pada tahun 2020 akan lahir lebih dari 60% doktor dari jumlah seluruh dosen atau minimal 700 orang. Jumlah dosen Unsyiah saat ini sebanyak 1.062 orang, di antaranya 425 doktor. Perlu diketahui 80% para doktor di Unsyiah merupakan tamatan luar negeri.

Hadir dalam kuliah umum tersebut Para Wakil Rektor Unsyiah, Rektor Unimal, Kepala Biro, Kepala LPPM, dan seribuan mahasiswa bidikmisi Unsyiah.

 

 

Penulis : Ibnu Syahri Ramadhan

Editor    : Reza Fahlevi

https://linktr.ee/pisangbetslot https://linktr.ee/totosuper.com https://linktr.ee/sbopoker.com https://about.me/totosuper https://about.me/totokls https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn https://heylink.me/totosuper.site https://erkan.org/ https://baidich.com/rewards/ https://aheartfulloflove.com https://kunstlercast.com/