Universitas Syiah Kuala

UPT Lab Terpadu USK Kolaborasi dengan SOI Asia Project

UPT Laboratorium Terpadu Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan pertemuan kolaborasi riset Community-Based Research (CBR) yang ketiga di Banda Aceh pada tanggal 28-29 Mei 2024 lalu.

Kolaborasi riset ini merupakan bentuk kerjasama riset dibawah naungan SOI Asia Project dan didanai oleh Keio University Jepang dan APNIC Foundation. Selain USK, beberapa universitas di Asia juga terlibat dalam penelitian kolaborasi ini, seperti Keio University, Universiti Sains Malaysia, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanuddin.

Tiga dosen Program Studi Teknik Komputer USK terlibat pada penelitian ini, yaitu Ir. Rahmad Dawood, S.Kom., M.Sc., IPM, ASEAN Eng., APEC Er. selaku project leader, Ir. Maya Fitria, S.Kom., IPM., dan Ir. Masduki Khamdan Mochamad, S.Kom., M.Sc.

Kolaborasi riset ini telah dilaksanakan sejak tahun 2022 lalu dan terbagi atas dua tema yang bergerak pada pengembangan teknologi pada bidang pertanian, dan pengembangan teknologi pada bidang transportasi.

“Program kolaborasi riset ini terdiri dari dua project utama. Yang pertama adalah pengembangan alat sortir berbasis Internet of Things untuk mengklasifikasikan kualitas buah berdasarkan tingkat kemanisan serta ukuran buah tersebut. Deteksi manis serta ukuran buah ini mengintegrasikan teknologi AI seperti metode deep learning,” ujar Rahmad Dawood.

Ia mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya menggunakan buah melon, nanas, dan semangka sebagai object. Sekaligus terjun langsung ke petani buah.

Sedangkan pada project riset yang kedua, menggunakan teknologi Internet of Things untuk mengembangkan aplikasi yang dapat memonitoring pergerakan bus Trans Koetaradja pada rute-rute tertentu.

Selain itu, kolaborasi ini juga melibatkan beberapa mahasiswa Teknik Komputer sebagai tim riset, sekaligus mahasiswa yang akan dilibatkan pada program internship di Jepang nantinya. Keterlibatan mahasiswa dalam project kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan hard-skill dan soft-skill mahasiswa, yang dapat dijadikan sebagai ‘nilai jual’ calon lulusan nantinya dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, dan juga sebagai salah satu kesempatan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan jenjang studi berikutnya.

Pertemuan ini bertujuan untuk memaparkan kemajuan dari dua project yang sedang berjalan dan menentukan target untuk tahapan selanjutnya dari masing-masing universitas yang terlibat.

“Hasil dari project penelitian kolaborasi ini diharapkan nantinya dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan langsung ke masyarakat,” bebernya.

Melalui program kolaborasi kerjasama ini, UPT Laboratorium Terpadu sekaligus berkontribusi dalam peningkatan Indikator Kinerja Utama USK yaitu IKU 1 terkait lulusan yang mendapatkan pekerjaan layak, IKU 5 terkait hasil kerja dosen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat, dan IKU 6 sebagai upaya peningkatan jumlah program studi yang bekerjasama dengan mitra kelas dunia.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/