Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Universitas Syiah Kuala membagikan sebanyak 300 paket sembako serta 980 paket daging meugang kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan USK di Halaman Masjid Jamik USK. (Banda Aceh, 9 Maret 2024).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Prof. Dr. Mustanir, M.Sc mengatakan pembagian sejumlah paket ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan di kampus.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Yayasan Khalifa (Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation) dalam Program Ramadhan di Indonesia yang salah satu lokasinya berada di Aceh.
Untuk kegiatan meugang ini, UEA memberikan bantuan 25 ekor sapi yang rinciannya adalah 15 ekor dikelola oleh USK dan 10 ekor lainnya dikelola oleh UIN Ar-Raniry. Daging sapi ini diberikan pada masyarakat yang kurang mampu di lingkungan kampus UIN dan USK.
Dalam rangka menyemarakan Ramadan di kampus ini, USK juga berkolaborasi dengan kampus UIN Ar Raniry. Adapun program Ramadan di kampus lainnya adalah Paket Ramadan untuk keluarga Fakir, Miskin dan Yatim. Menyambut Ramadhan kali ini, pihak UEA telah merancang program yang dinamakan paket bantuan sembako keluarga kurang mampu.

Program kegiatan ini dilakukan sebelum Ramadan dimulai, dalam hal ini pihak UIN dan USK mengambil inisiatif untuk memberikan program. Bantuan ini 2 hari sebelum Ramadhan dan waktunya disamakan dengan pemberian daging meugang.
Lalu program Iftar, mengingat tingginya antusias pada kegiatan buka puasa beberapa tahun sebelumnya, membuat UEA melalui Khalifa Foundation menghadirkan program Iftar besar di Aceh yang dikelola oleh UIN dan USK. Tahun ini 1000 jamaah akan memperoleh manfaat iftar ini dimana 600 paket berbuka dikelola oleh USK dan 400 dikelola oleh UIN Ar-Raniry.
Pihak sponsor berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerima dan pihak pengelola bantuan dapat melaksanakan aktifitasnya dengan baik dan menjadi pedomen untuk kegiatan-kegiatan lanjutan. Diharapkan kehadiran UEA di Aceh nantinya dapat lebih memberi dampak dan berkontribusi terhadap pembangunan Aceh di masa yang akan datang.