
Sebanyak 138 mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep Unsyiah) memberikan penyuluhan kesehatan di Kabupaten Aceh Jaya, 8-10 Oktober 2018. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bakti Sosial Terintegrasi Unsyiah yang digelar di kabupaten tersebut dalam memeriahkan milad ke-57 tahun kampus Unsyiah.
Dekan FKep Unsyiah yang juga Ketua Panitia Baksos, Dr. Hajjul Kamil, S.Kp., M.Kep., mengatakan kegiatan ini merupakan inisiasi mahasiswa FKep yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Keperawatan Peduli Masyarkat (Gempar). Kegiatan ini rutin digelar setiap tahunnya dan telah memasuki penyelenggaraan keenam.
Hajjul menambahkan kegiatan Gempar dipusatkan di tiga desa Aceh Jaya, yaitu Desa Pante Cermin, Desa Sabet, dan Desa Pasar Lamno. Kegiatan difokuskan dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada siswa sekolah, ibu hamil dan menyusui, penyuluhan Open Defecation Free (ODF) dan kesehatan jiwa, serta diakhiri dengan pengobatan massal bagi masyarakat sekitar. Para mahasiswa dibagi dalam beberapa tim kesehatan yang ditempatkan di beberapa lokasi di desa tersebut.
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana eduaksi efektif bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan pemahaman yang baik dalam menjalankan hidup sehat. Terlebih lagi menurutnya, masih banyak masyarakat yang abai dalam menjaga kesehatan. Ia mengambil contoh pengelolaan sanitasi lingkungan yang masih buruk, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan.
“Hidup sehat itu dapat dihadirkan dari hal-hal kecil dan sederhana di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain memberikan penyuluhan kesehatan, Unsyiah dalam baksos terintegrasi tahun ini juga menggelar 87 kegiatan selama 7-12 Oktober. Kegiatan ini melibatkan 12 fakultas, 3 unit kerja, serta ratusan mahasiswa Unsyiah yang berlangsung di beberapa kecamatan Aceh Jaya.
Baksos terintegrasi ini merupakan kali ketiga dilaksanakan Unsyiah. Sebelum itu, kampus tertua di Aceh ini telah melaksanakannya di Kabupaten Gayo Lues dan Pidie Jaya. []