Universitas Syiah Kuala

Dosen FKP Salur Zakat Produktif Rumah Amal Mesjid Jamik USK

Tim Dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala atau FKP USK Banda Aceh salur zakat produktif Rumah Amal Mesjid Jamik USK.  Penyaluran zakat produktif dalam bentuk alat usaha itu, diperuntukan bagi tujuh kepala keluarga atau KK duafa di Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu (28/8).

Proses penyaluran zakat produktif yang berlangsung di gampong itu dibantu beberapa mahasiswa Prodi Budidaya Perairan FKP USK.  Adapun bentuk bantuan zakat produktif ini adalah adalah seperangkat alat dan bahan usaha makanan ringan berbasis ikan, seperti rak steling jualan, kompor, gas, alat masak, packaging dan bahan baku.

Bekerjasama dengan LPPM USK dan Rumah Amal (RA), kegiatan ini dilakukan oleh tim terdiri atas Dedi Fazriansyah Putra, MSc, Drs Muhammad, MSi dan Iko Imelda Arisa, MSi. Penyerahan zakat produktif ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dhuafa (P2EMD) Tahun Anggaran 2021 di Gampong Meunasah Papeun.

Acara tersebut dimulai pembukaan oleh tim pengabdi dan sambutan-sambutan, baik oleh pihak Rumah Amal USK serta Keuchik Meunasah Papeun. Direktur RA USK diwakili Wadir Tedy Kurniawan Bakri, SFarm., MFarm, Apt, mengatakan program ini merupakan salah satu dari beberapa kegiatan penyaluran zakat produktif rumah amal USK.

“Ini merupakan wujud kepedulian dosen dan staf USK terhadap desa-desa di sekitar kampus jantung hate rakyat Aceh itu,” kata Tedy Kurniawan Bakri.

Keuchik Meunasah Papeun diwakili Sekdes dan Kasi Pemerintahan dalam sambutannya sangat mengapresiasi kepada Rumah Amal dan tim pengabdi FKP serta berharap ke depan program serupa dapat dilanjutkan. Penyerahan bantuan zakat produktif ini ikut disaksikan Staf Khusus, Taufik dan perwakilan Prodi BDP, Adli Waliul Perdana, MSi.

Bentuk kegiatan pengabdian

Adapun bentuk kegiatan pengabdian di Gampong Meunasah Papeun itu, yakni capacity building yaitu pembekalan pelatihan teknik pembuatan makanan ringan berbasis ikan seperti nugget ikan, dimsum udang, dan bakso ikan.

Selain life skill, para keluarga kurang mampu itu juga mereka bekali pengetahuan mengenai digital marketing produk olahan ikan di media sosial.

Dengan demikian mereka diharapkan bisa tetap melanjutkan usaha di tengah pandemi Covid-19 yang sebagian kini juga sudah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level IV, seperti Banda Aceh.

Hal ini bertujuan agar dalam keadaan pandemic Covid-19 ini, penerima manfaat dapat tetap melanjutkan usaha mereka walaupun dalam keadaan pembatasan sosial (PPKM).

Sementara itu, hasil testimoni dari semua keluarga duafa penerima manfaat ini, mereka mengaku sangat berbahagia dan bersyukur. Selain itu, juga berdoa agar Allah SWT selalu melimpahkan keberkahan dan kesehatan kepada semua pihak yang terlibat, terutama para muzakki, dosen, dan staf USK.

Amatan tim pengabdi, sehari setelah menerima bantuan, penerima manfaat langsung memanfaatkan untuk berjualan.

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://daftartotosuper.com/ https://ingattotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/