.jpg)
Universitas Syiah Kuala melalui Pusat Riset Center for Tropical Veterinary Studies-One Health Collaboration Center (CENTROVETS-OHCC) menyelenggarakan pelatihan kesehatan kebencanaan secara virtual, yaitu One Health Management Training for Infenctious Disease and Disaster Response (OHMT-IDDR). (Banda Aceh, 18 September 2020).
Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. Serta turut dihadiri Prof. drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, M.Sc., PhD., selaku Koordinator Indonesia One Health University Network (INDOHUN) yang juga sekaligus Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19. Dan Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Sunarwardi, M.Si.
Dalam sambutannya semua pihak memberikan dukungan yang sangat baik atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu semuanya juga bersepakat untuk mengedepankan sinergi dalam komunikasi dan koordinasi untuk bersama menanggulangi pandemi covid-19 yang sedang terjadi, baik di Aceh khususnya, dan juga di Indonesia secara umum.
Rektor juga berharap, semoga acara workshop ini berlangsung lancar dan sukses serta menambah wawasan dan pemahaman serta keahlian bagi semua peserta. Melalui kegiatan ini, ungkap Rektor, semoga dapat melahirkan komitmen kerja sama dan pengembangan antara Unsyiah, INDOHUN, USAID, pemateri, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta pihak terkait lainnya yang hadir pada kegiatan OHMT-IDDR.
.jpg)
Ketua CENTROVETS-OHCC Unsyiah drh. Teuku Reza Ferasyi, MSc., PhD., dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan OHMT-IDDR akan berlangsung secara virtual selama dua hari, mulai Hari Jumat, 18 September 2020 sampai dengan Hari Sabtu, 19 September 2020.
“OHMT-IDDR terselenggara atas kerja sama proyek One Health Workforce-Global Health Security (OHW-GHS) yang dijalankan di Indonesia oleh INDOHUN yang didukung pendanaannya oleh USAID,” ucap Reza Ferasyi yang juga Dekan FKH Unsyiah.
Jumlah peserta kegiatan sejumlah 35 orang. Terdiri dari unsur pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan veteriner di tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Selain itu, ada juga unsur perguruan tinggi, khususnya dari Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Kedokteran serta TDMRC Unsyiah.
Kemudian peserta juga berasal dari FKM Universitas Teuku Umar, Meulaboh, perwakilan Balitbangkes Aceh, Badan Penanggulangan Bencana dari Propinsi dan Kabupaten/Kota, BKSDA Aceh, serta perwakilan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh.
Materi pelatihan OHMT-IDDR diberikan oleh narasumber dari Jakarta dan Aceh. Semuanya terdapat enam orang pemateri, yaitu Dr. Fuadi Darwis (BNPB), Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT (Ketua IDI Propinsi Aceh) Dr. Pebi Purwo Suseno, (Medik Veteriner Ahli madya, Dirjen Peternakan dan Kesehatan hewan, Kementerian Pertanian RI), Prof. Dr. Ir. Marwan, (Wakil Rektor I/ Ketua Satgas Covid-19 Unsyiah).
Lalu Prof. Agus Suwandono (Wakil Koordinator INDOHUN, Jakarta dan Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat / Epidemiologi, FKM Universitas Diponegoro Semarang) dan Dr. dr. Rosaria Indah, M.Sc. (Pakar Kesehatan Kebencanaan FK Unsyiah).
“Para pemateri akan membahas topik dari berbagai latar belakang dan pengalaman,” ucap Reza Ferasyi