Universitas Syiah Kuala

Universitas Syiah Kuala (USK), bekerja sama dengan SOI Asia (School on Internet Asia), menyelenggarakan Evidence-Based Approach (EBA) 2025 Fieldwork pada tanggal 7–11 Juli 2025 di Banda Aceh. Banda Aceh, (7 Juli 2025) SOI Asia merupakan jaringan kolaboratif internasional yang berfokus pada pengembangan kapasitas pendidikan dan penelitian melalui teknologi internet serta kolaborasi lintas negara di kawasan Asia-Pasifik. Salah

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025, Prof. Eduart Wolok, menekankan peran penting humas perguruan tinggi negeri (PTN), sebagai garda terdepan penyampaian informasi seleksi penerimaan mahasiswa baru, khususnya jalur SNBP dan SNBT. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan kegiatan koordinasi humas, yang bertujuan menyamakan persepsi dan strategi sosialisasi SNPMB 2025. Prof. Eduart menyoroti perlunya sosialisasi

Universitas Syiah Kuala (USK) dan PT. Al Wihdah Jaya Sentosa sepakat untuk berkolaborasi untuk penguatan layanan kesehatan khususnya bidang keperawatan. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dan Direktur Utama PT. Al Wihdah Jaya Sentosa Puji Astuti di  Ruang Mini Rektor USK. (Banda Aceh, 10 Juli 2025). Adapun kesepakatan

Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) berjudul “Strategi Penguatan Ketahanan Komunitas Pesisir Kota Banda Aceh Berdasarkan 11 Indikator IFRC”. (Banda Aceh, 7 Juli 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian tesis mahasiswa magister yang dipimpin oleh Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., dan bertujuan untuk menjaring masukan dari para pemangku

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengisi kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK) pada Rabu, 9 Juli 2025. Kedatangan Menteri disambut Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, bersama civitas akademika dan tamu undangan, dalam kuliah umum yang membahas strategi perencanaan pembangunan nasional.Dalam sambutannya, Prof. Marwan menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Menteri PPN/Kepala

Arif Darwisyi, seorang pemuda berprestasi asal Aceh yang belum lama ini menyelesaikan studi di Program Studi Ilmu Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala (USK), kembali menorehkan kebanggaan. Ia berhasil terpilih sebagai peserta Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship 2025 di Amerika Serikat, sebuah program prestisius yang digagas oleh Pemerintah AS. Program ini dirancang