Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Syiah Kuala (USK) melepas Relawan Senyar Tanggap Darurat Bencana Batch 2 Tim 1 untuk bertugas di wilayah terdampak bencana yaitu di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Tamiang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Keperawatan USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kep., MS. Dalam sambutannya, Prof. Teuku Tahlil menjelaskan misi kemanusiaan ini
Di bawah Tim Satuan Tugas Universitas Syiah Kuala (Satgas-USK), Tim dokter militer yang tergabung dalam Pasukan Tugas Bantuan (Patubel) Fakultas Kedokteran (FK) USK bersama Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) Iskandar Muda terus mengintensifkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Kegiatan ini berlangsung pada 16–17 Desember 2025 dan mencakup wilayah Kabupaten Gayo
Upaya penanganan darurat bencana di Aceh terus diperkuat melalui dukungan lintas sektor. Universitas Syiah Kuala (USK) menerima bantuan logistik kemanusiaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bagian dari dukungan nasional terhadap respons pascabencana di Aceh. Bantuan tahap awal, yang diterima pada Kamis (18/12/2025), dan bantuan tambahan berupa toren air pada Jumat (19/12/2025),
Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Satuan Tugas (Satgas) Respons Senyar Aceh bersama Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berhasil menyelesaikan pembersihan 91 sumur warga yang tersebar di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari pemulihan akses air bersih pasca bencana hingga Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini merupakan langkah strategis USK dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan
Tim Program Pengabdian Masyarakat Tanggap Bencana dari Universitas Syiah Kuala (USK) telah menuntaskan kegiatan Kaji Cepat (Asesmen) dampak banjir terhadap infrastruktur penting dan lingkungan fisik di Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini berlangsung Selasa, 16 Desember 2025, dengan tujuan utama menyusun profil dampak kerusakan yang akurat sebagai dasar penentuan prioritas penanganan pascabencana. “Kami ingin memastikan setiap keputusan