7 Rekomendasi USK untuk Calon Gubernur Aceh

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan tujuh poin rekomendasi yang semestinya dimiliki oleh calon gubernur Aceh, yang akan berkontestasi pada Pilkada 2024.

Rekomendasi ini merupakan hasil pandangan civitas akademika USK dalam forum diskusi ilmiah yang digagas olej FISIP USK, berlangsung di Auditorium FMIPA, Kamis, 13 Juni 2024.

Diskusi ilmiah yang dibuka oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menghasilkan tujuh poin rekomendasi sebagai berikut:

1. Sosok gubernur yang tanggap dan serius dalam menangani permasalahan pendidikan, dengan mendorong program afirmasi dalam mewujudkan akses pendidikan yang setara bagi semua kalangan masyarakat, serta mampu menciptakan sinkronisasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung
fasilitas pendidikan yang berkualitas di Aceh.

2. Figur gubernur yang mampu memfasilitasi program peningkatan keterampilan (hard skill dan soft skill) peserta didik untuk mendukung peluang kerja yang berubah seiring dengan perkembangan zaman serta
peningkatan sertifikasi keahlian kompetensi pendidik dan masyarakat umum untuk mendukung kualitas pendidikan dan daya saing di dunia kerja.

3. Figur yang berani berinisiatif dengan melampaui batas diri dan kelompoknya, cerdas, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi sehingga dapat menjadi landasan untuk mengartikulasikan seluruh kepentingan yang berorientasi kepada kebutuhan dan kepentingan masyarakat Aceh.

4. Pemimpin yang mampu memperjuangkan realisasi amanat otonomi khusus Aceh, dalam hal mengatur, mengurus dan membiayai kewenangan kekhususan yang diberikan dan mengoptimalkan penerapan nilai-nilai syariat Islam secara menyeluruh di Aceh.

5. Sosok pemimpin yang inovatif dan fokus untuk menjaga kondusivitas wilayah Aceh, berbasis pada perhatian dan kepedulian pada kesejahteraan
masyarakat Aceh, dengan mendukung asas pembangunan berkelanjutan.

6. Figur yang bersikap terbuka dengan menerima ide-ide baru, yang mampu mendukung sinergitas keilmuan dan keahlian antar stakeholder di Aceh,
serta berkomitmen jalankan misi, strategi, kebijakan dan program yang solutif sehingga mampu menjawab tantangan dan isu-isu kritis dalam segala
sektor untuk masa depan Aceh yang lebih baik.

7. Pemimpin yang mempunyai kemampuan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan memiliki komitmen perencanaan pembangunan Aceh
yang mengacu pada konsep tata ruang industri strategis nasional dan daerah, serta mampu menginisiasi program-program unggulan demi pengembangan potensi sumber daya di Aceh.