Rektor Unsyiah Prof.Dr.Ir.Samsul Rizal, M.Eng bersama Bupati Gayo Lues Ibnu Hasyim beserta jajarannya menyambangi Unsyiah, Rabu (20/1), Darussalam, Banda Aceh. Acara yang berlangsung dalam nuansa diskusi tersebut, berlangsung di ruang Balai Senat Unsyiah yang turut dihadiri pejabat teras kampus ini. Kedatangan pihak Pemkab Gayo Lues terkait pembahasan perkembangan akademik kampus Program Diluar Domisili (PDD) Unsyiah Gayo Lues.
Pembahasan tersebut mencakup tentang tata kelola akademik, keuangan, kemahasiswaan dan rencana progres di tahun-tahun mendatang. Salah satunya mengenai tenaga pengajar yang ditempatkan di Gayo Lues.
Ibnu Hasyim menuturkan harapan terbesarnya untuk kampus ini. Katanya, ke depan Kampus PDD ini cepat berkembang. Untuk mengoptimalkan sistem pengajaran dosen di sana, pihaknya telah membuat kebijakan dibentuknya Badan Pengelola Dana Beasiswa.
“Untuk mendanai tenaga pengajar Unsyiah PDD Gayo Lues. Kami telah mengalokasikan dana yang disalurkan kepada badan tersebut,” sebutnya.
Secara teknis, Pemkab Gayo Lues memberikan wewenang penuh kepada pihak Unsyiah agar pengembangan kampus tersebut semakin optimal. Terutama dalam hal penyedian tenaga pengajar.
“Satu harapan kami, seandainya ada putra daerah kami yang sesuai, bisa mengajar di sana”.
Rektor Unsyiah menuturkan akan berusaha menyanggupi hal tersebut dan pihaknya akan berkomitmen memberikan kebijakan terbaik.
“Kami terus berusaha semaksimal mungkin PDD Gayo Lues yang sudah menjadi bagian organisasi Unsyiah makin dikenal masyarakat. Karena kawasan ini termasuk daerah 3T yang harus dipertimbangkan aspek pendidikannya. Apalagi, ada putra daerah, tentu kita prioritaskan”.
Walau jaraknya yang jauh dengan kampus pusat Unsyiah di Banda Aceh, pihaknya mengupayakan pertemuan tatap muka proes belajar mengajar secara langsung berbasis online. Sementara itu, mahasiswa yang kurang mampu tapi berprestasi akan dibiayai melalui beasiswa pendidikan, salah satunya beasiswa Bidik Misi.
Dalam raker 2016 Unsyiah beberapa hari lalu, target Unsyiah tahun ini adalah menjadi Badan Layanan Umum (BLU) dan ini secara tidak langsung akan mempermudah tata kelola di kampus PDD Gayo Lues. Pendirian kampus PPD ini telah diresmikan Kemeristek Dikti pada pada 2 September 2014 bertepatan dengan 53 tahun berdirinya kampus Unsyiah. Kampus yang digagas sejak 2010 silam itu, sudah dimulainya sistem perkuliahan sejak 2014 dan telah berjalan selama 3 semester. Saat ini ada empat prodi, yaitu Pendidikan Biologi, Manajemen, Agroteknologi, dan Ilmu Kehutanan. Prodi tersebut sejalan dengan struktur geografis dan sosial daerah Gayo Lues. (mr)